Skip to content

Mengenal Arti Kedipan Lampu Pada Motor Injeksi

kali ini akan mengulas arti kedipan di motor injeksi sampeyan,sekarang teknologi motor sudah beralih ke injeksi,,,pasti kang bro sudah tahu itu ,,,tapi apakah kang bro sudah paham betul mengenai teknologi ini,kang ari akan buka satu persatu seperti postingan kang ari sebelumnya ”tips cara merawat motor injeksi” kita telanjangin satu persatu,,,,hzhzhzhz awas miyabi lewaat,,, sekarang kang ari buka mengenal kedipan sinyal di speedometer secara sederhana,,,begini kang bro,,,,

image

Kedipan lampu sinyal bisa di artikan ada indikasi kerusakan di motor kita,indikasi ini bisa berupa sebuah peringatan atau memang sudah ada sensor2 atau sparepart yang sudah rusak.Berikut sedikit memberikan informasi mengenai arti dari kedipan lampu untuk kerusakan tertentu dengan kedipan yang berbeda tentunya untuk kita jadikan sebagai ilmu baru dalam belajar service motor Injeksi.

Cara Membaca Arti Kedipan Lampu Indikator Motor Honda Injeksi

1.Keqdipan panjang bernilai 10 (sepuluh)
2.Kedipan pendek bernilai 1 (satu)
jika ditemukan kedipan pendek sebanyak 7 kali maka nilai MIL nya adalah 7 (tujuh)
jika ditemukan kedipan panjang 1 kali + 2 kali kedipan pendek maka nilai MIL nya adalah 12 (duabelas).
Error sistem antara satu dengan berikutnya ada jeda kurang lebih 3-5 detik.

Berikut beberapa indikator error pada indikator speedometer motor honda sistem injeksi yang ditangkap oleh MIL (Malfunction Indikator Light) diantaranya :
Kedipan   1 = Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure)
Kedipan   7 = Sensor EOT/ECT (Engine Oil /Coolant Temperature)
Kedipan   8 = Sensor TP (Throttle Position)
Kedipan   9 = Sensor IAT (Intake Air Temperature)
Kedipan 12 = Sensor Injektor
Kedipan 21 = Sensor O2 – Oxigen sensor
Kedipan 29 = Sensor IACV (Intake Air Cut Valve)
Kedipan 33 = ECM (Engine Control Module)
Kedipan 54 = Sensor BAS (Bank Angle Sensor)

Lanjut ke motor yamaha:

image

1.Kedipan panjang bernilai 10 (sepuluh)
2.Kedipan pendek bernilai 1 (satu)
Nilai             Jenis Kerusakan                                                      Jumlah Kedipan

12 Crankshaft position sensor
1 kali

2 kali

13 Intake air pressure sensor
1 kali

3 kali

14 Saluran intake air pressure sensor
1 kali

4 kali

16 Throttle position sensor macet
1 kali

6 kali

21 Coolant temperature sensor
2 kali

1 kali

22 Intake air temperature sensor
2 kali

2 kali

30 Sepeda motor terjatuh
3 kali

0 kali

33 Primary ignition coil
3 kali

3 kali

39 System kelistrikan fuel injector
3 kali

9 kali

41 Lean angel sensor
4 kali

1 kali

44 Proses pembacaan atau penulisan pada EPROM
4 kali

4 kali

46 Aliran listrik ke system FI tidak normal
4 kali

6 kali

50 Kerusakan pada memori ECU
5 kali

0 kali

Sekarang di motor yamaha masih ada sinyal tambahan kang bro,,,, yaitu motor akan kasih sinyal ke kita kalau aki mau soak,,, makin canggih ya kang bro,,, aki mau soak kita di kasih tau dl,,,jadi kita bisa tahu waktunya ngecas aki,tandanya kedipan di speedometer agak cepat.

Pusing kang bro baca arti kode2 diatas,yang pasti kalau kedipan muncul di speedometer segeralah kang bro bawa motornya ke bengkel resmi.

Tambahan:
Sing copas yo pening hhhhhh….

Sumber :ariblogmotor

Posted from WordPress for Android

Perbedaan mesin motor OVER BORE-OVER STROKE

image

Istilah Over Bore atau Over Stroke sering disebut-sebut jika kita sedang membicarakan tentang jeroan mesin motor. Apasih maksutnya kedua istilah tersebut. Saya  terispirasi menulis artikel ringan ini dari pembicaraan saya dan bro payeng dari india di forum xbhp.
Oke mari Kita Mulai dari istilah Bore dan Stroke. Bore adalah dimensi diameter silinder blok mesin. Stroke adalah dimensi tinggi/kedalaman silinder blok mesin. Sedangkan Volume/Kubikasi mesin ngitungnya sama dengan rumus ngitung isi silinder yaitu :

r disini adalah jari-jari silinder = 0,5 x Bore
h disini adalah tinggi silinder = stroke
Phi = 22/7
setelah dihitung dulu konstanta phi kuadrat dari 0,5, didapat

V silinder = 0,785 x Bore x Bore x Stroke x n

dimana n = jumlah silinder

Over Bore

image

Overbore adalah jenis mesin dengan ciri-ciri besar Bore lebih panjang dari Stroke, Banyak orang menyebutnya sebagai mesin OverSquare. Bila kita kembali lihat gambar pertama secara logika bila mesin memiliki stroke yang pendek maka piston akan bergerak turun-naik lebih cepat. Ini artinya mesin berrevolusi lebih cepat . . . Motor dengan mesin seperti ini biasanya akan  terasa sekali mudah dibetot untuk mendapatkan RPM yang tinggi. Motor Overbore biasanya banyak ditemukan pada motor-motor Balap dimana high dengan power sangat diagungkan. Dengan melihat ciri ciri mesin Over Bore ini gak berlebihan memang bila TVS Apache RTR 160 (62mm x 52.9mm)  berkarakter racy dengan respons throttle yang cepat pula

Contoh motor lain dengan karakter mesin Over Bore adalah : Ninja 250R ( 62.0 x 41.2mm ), Scorpio Z (70 x 58mm), Thunder 250 (72.0 mm. x 61.2 mm) dan

Over Stroke

image

Over Stroke adalah jenis Mesin dengan ciri-ciri besar Bore lebih lebih pendek dari stroke, atau memiliki stroke yang panjang. Istilah lain dari mesin jenis ini adalah mesin jenis Under Square. Karakteristik utama motor dengan mesin Over stroke adalah hentakan Torsi sangat terasa di RPM  rendah sampai menengah. Akan tetapi harga yang harus dibayar adalah kecilnya power dan torsi pada rpm tinggi bila dibandingkan motor dengan jenis Over Bore. Motor bermesin Over Stroke sesuai dengan karakter stop n go saat berkomuter. Yamaha V-Ixion (57mm × 58.7mm) adalah salah satu motor yang bejenis Over Stroke. Contoh lain adalah  mio (50.0 x 57.9 mm), Vario (50,0 mm x 55,0 mm), SkyDrive (53.5 mm x 55.2 mm), harley Davidson XR 1200 (88.90 mm x 96.82 mm), HD Roadking (95.25 mm x 111.25 mm), Honda Fury (89.5mm x 104.3mm),

Nah disini yang aneh . ..  Yamaha India menbuat YZF R15 dengan mesin yang sama dengan V-Ixion yang Over stroke . . . sedangkan Tampilan R15 yang Racy seharusnya ditunjang dengan jenis mesin racy yang umumnya berjenis Over Bore.

Square

Nah Motor berjenis Square memiliki dimensi panjang Bore dan Stroke yang sama panjang atau hampir sama panjang. karakter mesin motor Square adalah tenaga dan torsinya diperoleh hampir merata di semua pita RPM. Motor jenis ini nyaman dipakai untuk segala hal . . .boleh dibilang Motor palu gada . ..  apa lu mau gue ada xixixixi. contoh dari motor dengan jenis mesin Square atau minimal yang hampir square adalah  Yamaha Byson (58,0 x 57,9 mm) . . .Oke deh segitu dulu ya, semoga bermanfaat.

Sumber: tmcblog
Gambar:google

Posted from WordPress for Android

CARA MERAWAT CAT MOBIL DAN MOTOR

image

Sis n brow

BAGI kebanyakanorang, tampil dengan mobil atau motor berkilau memang menjadi kebanggaan tersendiri, Sehingga tidak mengherankan jika ada orang rela memasukkan mobil ke salon mobil. Bahkan, ada pemilik mobil yang mengambil jalan pintas agar cat tampak bercahaya dengan rmenggunakan obat poles. Hasilnya akan cepat kelihatan secara langsung. Namun lama-kelamaan obat poles bisa memudarkan,cat mobil itu sendiri. Maka agar tampak berkilau tapi catnya tetap terjaga dengan baik, beberapa praktisi bengkel cat rnobil menyarankan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatan.

Termasuk juga saat rnencuci mobil. Bila.mencuci, disarankan tidak menggunakan sabun deterjen. Sebab, kandungan zat kimia dalam deterjen tersebut dapat memudarkan kecemerlangan cat. Alangkah lebih baik bila mernakai shampo khusus. Jika terpaksa,karena kehabisan, pemilik rnobil atau motor dapat memanfaatkan sabun atau shampo mandi, asal tidak berdeterjen.
Saat mencuci mobil hindari busa menempel terlalu lama. Terlebih di bawah sinar
matahari, busa bias meninggalkan bercak noda pada cat. Untuk itu, begitu disabun,segera siram dengan air.

Idealnya, mencuci mobil dilakukan saatkendaraan dingin dan di tempat terbuka danteduh. Usahakan guyuran rata, dan sernuamendapat semprotan,air Setelah itu, segerakeringkan dengan lap. Bagian pertama yangdilap adalah kaca,danbodi bagian atas.Setelah bersih, hindarkan cat dari cairan yang dapat merusak, seperti minyak rem dan oli

Bila terkena tumpahan segera bersihkan.Hilangkan partikel kasar yang melekat.Sebab,partikel ini bisa saja menggores cat.
Sebagai langkah antasipasi, usahakan parkir di tempat beratap. Tujuannya sederhana,yakni agar mobil terhindar dari terik matahari atau tetesan air hujan secara langsung.Sebab, jika terkena sinar matahari yang memancar terus-menerus, lapisan cat dapat rusak. Begitu juga dengan terpaan air hujan, bila mobil kehujanan dan tidak segera dikeringkan akan timbul bercak noda serta biang jamur. Tak jauh beda dengan terpaan embun. Mobil yang dibiarkan terkena embun malam, dapat mempercepat timbulnya karat.’Maka akan lebih baik mobil dimasukkan garasi. Atau bila tidak ada garasi, mobil bisa ditutup dengan kantung
atau terpal /koran.

Semoga bermanfaat lurrr….
sumber

Posted from WordPress for Android

Eco Riding Dan Penghematan Bahan Bakar

image

Bro N sis….

Bagi kita yang masih
menggunakan kendaraan yang
menggunakan bensin seperti motor
bisa melakukan penghematan, salah
satunya dengan eco riding ketika
mengendarai motor kita.
Eco Riding sendiri bisa dibilang
mengendarai motor kita dengan
ekonomis dan hemat sehingga
konsumsi bahan bakar seminimal
mungkin dan jarak tempuh
semaksimal mungkin, tentunya tiap
kendaraan memiliki konsumsi BBM
yang berbeda-beda, tapi dengan eco
riding kita bisa mengoptimalkan
konsumsi bahan bakar motor kita.
Berikut beberapa cara teknik eco
riding ketika kita berkendara :

1. Membuka gas secara perlahan.
Biasa ada yang menyebutnya
“mengurut” gas, tidak
“membetot” gas. Biarkan motor
melaju secara perlahan sesuai
bukaan gas kita, karena akan
sia-sia bensin kita ketika kita
membetot gas karena bensin
yang mengucur akan deras
sedangkan tenaga/respon tidak
sebanding dengan bensin yang
dibakar.

2. Sesegera mungkin
memindahkan ke gigi yang
lebih tinggi. Dalam artian kita
tidak memaksa motor kita
meraung pada rpm yang terlalu
tinggi, tapi tidak juga
memaksakan motor berjalan
pada rpm terlalu rendah. Jika
puratan mesin sudah cukup
untuk pindah gigi, maka
sesegera mungkin pindahkan
gigi. saya sendiri memindahkan
gigi untuk eco riding di putaran
sekitar 4000rpm.

3. Jangan terlalu sering ngerem.
Biasakan memperhatikan jarak
berhenti dan jangan ngerem
terlalu mendadak. Misal di
lampu merah sebisa mungkin
kita sudah memperkirakan jarak
berhenti dan menurunkan
putaran gas dibanding harus
mengerem tepat di lampu
merah.

4. Berkendara dengan kecepatan
stabil. Usahakan kecepatan
konstan, begitu juga akselerasi,
karena dengan demikian motor
tidak bekerja terlalu berat dan
pembakaran optimal.

Hal-hal di atas akan berbeda ketika
kita ingin memaksimalkan performa
motor, dimana dibutuhkan
pemindahan gigi pada rpm yang
optimal dan tepat timingnya,
sedangkan untuk eco riding dilakukan
pemindahan gigi pada rpm yang
cukup.

“eco riding” juga mempengaruhi
keausan part motor kita…so tinggal
pilih..mau main kasar atau halus..???
makin halus makin awet to… ???

Semoga Bermanfaat……

Sumber KLIK DISINI

Posted from WordPress for Android

Komparasi New V-Ixion VS CB150R, Performa Bikin Bimbang! + Konsumsi Bahan Bakar

image

Urusan performa, erat hubungannya
dengan
spesifikasi mesin kedua motor ini.
Meski
sama-sama 150 cc, Honda CB150R
dan
Yamaha New V-Ixion punya beberapa
perbedaan mendasar pada
spesifikasi.
CB150R menawarkan karakter
overbore 63,5
x 47,2 mm, DOHC 4 klep berpendingin
cairan
transmisi 6 speed. Sedang New V-
Ixion
mengandalkan mesin lamanya,
karakternya
hampir square 57 x 58,7 mm, SOHC 4
klep
berpendingin cairan transmisi 5
speed.
Pasokan bensin keduanya injeksi,
hanya beda
di detail dan kelengkapan sensor
karena New
V-Ixion sudah pakai 02 sensor,
sedang
CB150R belum. Aliran udara ke ruang
bakar
dikawal dengan throttle body (TB) 28
mm
sedang CB150R lebih besar pakai TB
30 mm.
Nah… Kini saatnya dicoba lewat dua
pengetesan yang berbeda. Pertama
uji
akselerasi pakai racelogic. Dan yang
kedua
langsung dinaikan ke atas
dynamometer,
untuk melihat power dan torsinya
secara real
dalam kondisi lingkungan yang sama
dan
mesin dyno yang sama pula.
Hasil tes akselerasi, StreetFire unggul
dari
Lightning. Dites pakai Racelogic oleh
1 tester
berpostur 173 cm 65 kg di bawah
0-60 km/
jam StreetFire hanya butuh 3,8 detik.
Sementara Lightning perlu 4,1 detik.
Jarak
201 meter CB150R unggul dengan 11
detik,
berbanding V-Ixion 11,3 detik.
Sementara
jarak 402 meter ditempuh oleh
CB150R
hanya 18,2 detik sedang V-Ixion 18,4
detik.
Top speed keduanya beda tipis,
andalan
Honda 135 km/jam sedang Yamaha
132 km/
jam, dites dengan trek 1 km. Data
lain ada di
bawah.. Silahkan dilihat dan
dibandingkan.
Keunggulan CB150R tentu saja
ditunjang
karakter mesin overbore yang
melengking
cepat di rpm menengah ke atas
dengan nafas
panjang, ditambah rasio 6 speed
rapat plus
rasio akhir ringan. Sedang V-Ixion
cenderung
rata, dari bawah sampai atas rpm
naik stabil.
Mengandalkan feeling, mesin CB150R
terasa
lebih bulat dan halus sementara V-
Ixion
sedikit kasar.

image

Tak cukup akselerasi dan top speed,
kami
juga penasaran dengan potensi
mesin on
wheel, makanya dites pakai
dynamometer.
Mengejutkan! Baik tenaga maupun
torsi V-
Ixion ternyata lebih besar dari
CB150R!
Anda terkejut? Sama dong! Bahkan
kami
sampai mengukur di dua tempat
berbeda.
Pertama di-dyno milik Aerospeed, Jl.
Haji
Nawi 74, Jaksel. Kedua, di Sportisi
Motorsport, Jl. Tenggiri 4A
Rawamangun,
Jaktim. Ternyata hasilnya identik,
tetap lebih
besar V-Ixion.
Tepatnya di dynamometer Dynojet
250i milik
Sportisi tenaga V-Ixion 14,17 dk
pada 8.850
rpm dan torsi 12,76 Nm pada 7.050
rpm.
Sementara CB150R 13,45 dk pada
10.300
rpm torsi 10,83 Nm pada 7.800 rpm.
Kedua
motor kondisi standar pabrik dengan
bahan
bakar yang sama.
Nah loh.. Jadi bimbang kan..!!! Mau
pilih
yang akselerasi dan top speed nya
unggul
atau yang power dan torsinya lebih
besar?
(motorplus-online.com)
Data Akselerasi
New Vixion
CB150R
0-60 km/jam
0-80 km/jam
0-100 km/jam
0-100 meter
0-201 meter
0-402 meter
4,1 detik
7,1 detik
13,1 detik
7,1 detik
11,3 detik
18,4 detik
3,8 detik
6,8 detik
11,7 detik
7 detik
11 detik
18,2 detik
Sumber: otomotifnet.com atau klik disini

Komparasi New V-Ixion VS CB150R,
Konsumsi Bahan Bakar

image

Terakhir nih… Kali ini fokusnya pada
membandingkan konsumsi bahan
bakar
Honda CB150R dan Yamaha New V-
Ixion.
Dari spesifikasinya sih, seharusnya
sudah
kebayang mana yang bakal lebih irit.
CB150R
over bore, dan New V-Ixion over
stroke
malah hampir square.
Yang sudah-sudah, karakter over
stroke lebih
hemat bahan bakar. Alasannya
karena torsi
motor berkarakter over stroke bisa
diraih
pada putaran mesin lebih rendah.
Logika
gampangnya, cukup putar gas sedikit
saja
untuk membuatnya berjalan.
Tapi belom lengkap rasanya kalau
tidak
dibuktikan. Dengan pengukuran full
to full,
kedua motor ini kami pakai untuk
harian di
jalanan Jakarta oleh satu tester (165
cm/70
kg). Rutenya relatif sama di jam yang
sama
juga, dengan tujuan mendapatkan
kondisi lalu
lintas yang tidak jauh berbeda.
Cara berkendaranya pun jauh dari
eco riding.
Buka gasnya suka-suka, kalau
ketemu
jalanan kosong selalu gatel untuk
putar
selongsong gas dalam-dalam. Tapi
enggak
jarang juga kena macet dan harus
berhenti
lama bersama pengendara lainnya.
Jadi, kami enggak akan kaget kalau
ada
pembaca yang bisa dapat konsumsi
bahan
bakar lebih irit dari yang kami
peroleh.
Hehee.. sah-sah saja mencoba
sendiri
mengukur konsumsi bahan bakar
kedua
motor ini, toh bisa dilakukan dengan
mudah.
Setelah dilakukan pengetesan
masing-
masing sebanyak dua kali, diperoleh
hasil 1
liter bahan bakar mampu digunakan
untuk
menempuh jarak 35 km oleh CB150R.
Beda
tipis seperti klaim pabrikan yang
menyebutkan angka 1:36 kilometer.
Sedang New V-Ixion tembus 38
kilometer.
Ups, masih lebih irit dari
kompetitornya nih!

Summber motorplus-online.com)

Posted from WordPress for Android

Jangan Tertipu dengan Cuci salju

image

Tadi malam, saya naik mobil bak terbuka
bersama dengan teman-teman sambil
menikmati bulan yang hampir purnama dari
atas mobil. Sudah lama saya tidak menikmati
suasana seperti saat kecil dulu jika bepergian
di malam hari dengan mobil bak terbuka.
Waktu kecil dulu sempat heran, mengapa
bulan selalu mengikuti saya ke mana saja
pergi. Namun kini yang difikirkan sudah
berbeda ketika melihat bulan. Perjalanan dari
Perumahan Graha Family sampai Pesantren
Tambak Bening yang menyenangkan juga
menyisakan beberapa pelajaran.
Bahaya Zat Berbusa
Nah, salah satu pelajaran yang bisa saya
ambil adalah ketika teman yang ahli mengecat
mobil selama bertahun-tahun memberikan
peringatan tentang efek cuci mobil dengan zat
berbusa, baik sabun, shampoo maupun
lainnya. Pokoknya yang berbusa. Kebetulan
saat itu memang sedang melintas tempat
cucian mobil yang masih buka.
Dia mengatakan kalau mobil sering dicuci
dengan bahan berbusa seperti itu maka cat
mobil maupun sepeda motor akan cepat rusak
dan mudah pecah-pecah. Zat kilap juga akan
luntur. Walaupun untuk sementera kelihatan
bersih, namun itu tidak lama. Indikasi itu bisa
dilihat dari spedo meter motor yang sering
pecah-pecah.
Dia kemudian membandingkan dua kendaraan
yang baru beli dari dealer, yang satu sering
dicuci dengan zat berbusa, sedangkan yang
satunya hanya dengan air biasa. Dalam waktu
satu tahun, warna mobil yang satu sudah
tidak sekinclong mobil yang dicuci dengan air
tanpa busa.
Untuk lebih lengkap, ini dia tipsnya;
1. Cucilah mobil atau motor dengan air biasa,
kecuali jika sangat kotor.
2. Ketika masuk cucian mobil, mintalah yang
disabun bagian bodi bawah mobil saja.
3. Jangan mencuci mobil dengan sabun di
bawah panas terik matahari.
Jangan Terkecoh Cuci Salju
Jika Anda membaca kata salju, yang
terpikirkan pertama kali adalah suatu benda
berwarna putih dan dingin menyejukkan.
Maka, pertama kali mencuci mobil dengan
salju, tentu saja saya ingin mobil menjadi
dingin. Hehe…
Nah ternyata, pada hakikatnya cuci salju
adalah pencucian sebagaimana biasa yang
berbahan zat berbusa. Hanya saja lebih
mengutamakan busa dari inti sabun atau
shampo itu sendiri. Jadi, jangan terkecoh
istilah salju saudara-saudara…hehe…
Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda semua.
Salam Cinta Indonesia.

Sumber:kompasiana.com

Tambahan:untuk motor injeksi hindari mencuci dgn air tekanan tinggi karena dapat menyebabkan konsleting.(”yen ndk konslet ndk opo tp yen konslet lakyo bayaran,wkwk”)

Posted from WordPress for Android

Ganti ukuran bohlam lampu,jangan asal tukar

image

Ganti bohlam spek besar jadi redup
karena tegangan dan arus dari sepul
diatur dan dibatasi kiprok
Terjadi salah paham saat pemilik motor
ingin ganti spek bohlam lampu. Pasang
ukuran watt gede di motor arus AC
makin ngerop, di motor kelistrikan arus
DC malah bikin aki cepat tekor. Nah, biar
enggak paham berikut ini jawabnnya.
Arus AC pilih bohlam watt kecil
Sistem penerangan lampu motor,
kebanyakan menggunakan arus AC
dibanding DC. Contoh sistem
kelistrikan arus AC di motor bebek
atau skubek. Agar lampu utama
menyala, mesin harus hidup lebih
dulu.
Besar cahaya yang dipancarkan
sangat tergantung putaran mesin.
Semakin tinggi engine bergasing,
sorot lampu utama akan semakin
terang.
Nah, karena cahaya yang dikeluarkan
tidak stabil dan terkadang kurang
terang, beberapa pemilik motor
sengaja melakukan penggantian
bohlam. Dari yang awalnya 12V/18W,
dibikin jadi 12/35W atau 12V/55W.
Katanya agar cahaya yang
dikeluarkan semakin terang dari
aslinya.
Cuma apa yang terjadi? Penggantian
spek bohlam dari watt kecil ke watt
lebih besar, cahaya yang dipancarkan
justru makin redup. Terbalik kan?
Cahaya lampu makin redup, karena
arus listrik yang dihasilkan sepul tak
seimbang. Tidak mampu menyuplai
spek bohlam lampu yang lebih besar
dari standar.
Apalagi besar tegangan dan arus
yang dikeluarkan sepul sangat
tergantung putaran mesin. “Makin
rendah rpm, voltasenya juga kecil
dan sebaliknya,” terang Kunto Hayadi,
mekanik HK Custom di Jl. Cipete
Dalam II, No. 8A, Cipete Raya, Jakarta
Selatan.
Selain mengandalkan putaran mesin,
besar-kecil arus listrik ke bohlam
lampu standar juga diatur dan
dibatasi oleh kiprok. Sehingga arus
yang dikeluarkan tidak terlalu besar
dan cahaya yang dipancarkan tidak
gede. Bahkan bisa lebih kecil
meskipun rpm digeber secara
spontan.
Kalau mau cahayanya lebih terang,
spek bohlam jangan digedein. Tapi,
dikecilin. Sehinga arus listrik yang
awalnya untuk bohlam lampu watt
besar, justru bisa membuat bohlam
watt kecil jadi makin besar cahaya
yang dipancarkan.
“Tapi ingat, biar bohlam enggak cepat
putus, jangan sering geber mesin di
atas rata-rata rpm. Terutama di
mesin-mesin modifikasi yang sudah
hasilkan rpm lebih tinggi dari
standar,” ingat Kunto.

Arus DC pilih bohlam watt besar

image

Kapasitas setrum aki mesti sesuai
yang dikeluarkan biar enggak tekor
Contoh motor dengan lampu utama
arus DC, seperti di Honda Tiger.
Walau mesin belum hidup, asal
kontak sudah ON, lampu utama bisa
dinyalakan.
Semakin besar watt bohlam yang
dipasang di batok lampu, cahaya
yang keluarkan pun semakin terang.
Contohnya kalau motor yang awalnya
pasang bohlam 12V/35 watt, lalu
diganti jadi 12V/55 watt, sinar yang
dipantulkan ke jalan semakin besar.
Diganti ukuran bohlam lebih besar
lagi, yaitu 12V/100 watt juga bisa
saja. Cahaya lampu bisa lebih terang
dari yang asli atau di bawah 12V/100
watt. Cuma yang jadi masalah,
apakah spek aki yang dipakai
sanggup menyuplai setrum ke
bohlam baru?
Setrum dari aki, selain untuk bohlam
lampu depan, belakang dan lampu
rem. juga harus menyuplai setrum ke
lampu indikator di panel, sein dan
komponen lainnya.
“Jika semua itu digunakan dalam
jangka waktu lama, jangan heran
setrum aki jadi cepat ngedrop. Sebab
setrum yang keluar tidak sebanding
dengan yang tersedia di aki dan yang
disuplai dari sepul atau generator,”
ujar Kunto yang juga pintar seting
alat-alat audio itu.
Lanjut Kunto, kejadian seperti itu
membuat aki ngedrop di motor
kelistrikan arus DC. Biasanya
disebabkan pemilik salah takar pada
saat melakukan penambahanan
lampu model variasi.
Biasanya sih, beban watt pada
komponen variasi melebihi batas
kemampuan aki. Pada accu yang
spesifikasi hanya untuk ukuran
bohlam motor standar.
Kalau enggak mau aki tekor, coba kita
hitung seberapa besar kemampuan
accu di motor sanggup menyupklai
arus ke komponen kelistrikan. Yaitu
dengan cara melihat spesikasi aki.
Misal spek aki Honda Tiger 12V/7
Ah. Kalau dihitung dengan rumus
watt yaitu = volt x ampere. Jadinya
12 x 7 = 84 watt. Ini berarti aki Tiger
hanya mampu menyuplai arus listrik
ke komponen kelistrikan hanya 84
watt per jam. Lebih dari itu, aki cepat
tekor.
(motorplus-online.com)
Penulis : KR15 | Teks Editor : Nurfil |
Foto : Endro

Posted from WordPress for Android

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: